Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

TRANSFORMASI GEOMETRI

Gambar
  Pengertian Transformasi Geometri  Transformasi berarti perubahan sebuah struktur menjadi bertambah, berkurang atau tertata kembali unsurnya. Sedangkan geometri berarti cabang matematika yang menjelaskan soal sifat garis, sudut, bidang, dan ruang. Berdasarkan dua definisi tersebut transformasi geometri dapat disimpulkan sebagai perubahan bentuk dari sebuah garis, sudut, ruang, dan bidang Jenis-jenis Transformasi Geometri Transformasi geometri itu sendiri terdiri dari empat jenis, yaitu translasi, rotasi, refleks, dan dilatasi. Berikut adalah pemaparan lengkap masing-masing jenis transformasi geometri: 1. Translasi (Pergeseran) Translasi atau pergeseran merupakan jenis dari transformasi geometri di mana terjadi perpindahan atau pergeseran dari suatu titik ke arah tertentu di dalam sebuah garis lurus bidang datar. Akibatnya, setiap bidang yang ada di garis lurus tersebut juga akan digeser dengan arah dan jarak tertentu. Translasi pada dasarnya hanya mengubah posisi, bukan bentu...

DETERMINAN & INTERSMARTIKS

Gambar
  Pengertian Determinan Matriks Determinan ialah sebuah nilai yang dapat di hitung dari unsur suatu matriks persegi. Determinan matriks A ditulis dengan tanda det( A ), det A, atau | A |. Determinan dapat di anggap sebagai faktor penskalaan transformasi yang digambarkan oleh matriks. Determinan Matriks Ordo 2 x 2 Matriks A merupakan matriks dengan ordo 2 × 2 memiliki elemen a dan d yang terletak pada diagonal utama, sedangkan b dan c terletak pada diagonal kedua. Nilai determinan A, disimbolkan dengan [A], merupakan suatu bilangan yang diperoleh dengan cara mengurangkan hasil kali elemen-elemen pada diagonal utama dengan hasil kali elemen-elemen diagonal kedua. Rumus yang dapat kamu gunakan adalah: Det (A) = |A| = ad – bc Determinan Matriks Berordo 3 x 3 Matriks berordo 3×3 adalah matriks berbentuk persegi dengan banyak kolom dan baris sama yaitu tiga. Untuk menghitung determinan matriks berordo 3×3, kamu bisa menggunakan aturan Sarrus. Gambar di bawah ini akan menunjukkan caranya ...

MATRIKS

Konsep dan Jenis Matriks Matriks adalah sekumpulan bilangan yang disusun berdasarkan baris dan kolom, serta ditempatkan di dalam tanda kurung. Nah, tanda kurungnya ini bisa berupa kurung biasa “( )” atau kurung siku “[ ]”, ya. Suatu matriks diberi nama dengan huruf kapital, seperti A, B, C, dan seterusnya.  Jenis - jenis Matriks: a. Matriks Baris Matriks baris adalah suatu matriks yang terdiri dari satu baris aja. Contohnya, Kalo kita lihat, matriks A, matriks P, dan matriks Q, semuanya terdiri dari satu baris dan beberapa kolom. Untuk masing-masing ordonya, berarti A1x3, P1x4, dan Q1x5. b. Matriks Kolom Kebalikannya dari matriks baris, matriks kolom adalah suatu matriks yang terdiri dari satu kolom aja. Contohnya Matriks R, matriks S, dan matriks T sama-sama terdiri dari satu kolom dan beberapa baris. Oleh karena itu, ordo matriksnya adalah R2x1, S3x1, dan T4x1. c. Matriks Persegi Matriks persegi adalah suatu matriks yang memiliki jumlah baris dan kolom sama. Itu tandanya, m = n. ...

PROGRAM LINIER

Daerah penyelesaian sistem pertidaksamaan linear 2 variabel Bagaimana menentukan daerah penyelesaian pertidaksamaan linear dua variabel? Untuk menentukannya, kita langsung masuk ke contoh supaya bisa mempermudah lo dalam memahami langkahnya ya. Dari pertidaksamaan  4x + 3y – 12 ≥ 0 , tentukan daerah penyelesaiannya! Langkah-langkah untuk menentukan daerah penyelesaian adalah sebagai berikut: Pindahkan variabel ke ruas kiri dan konstanta di ruas kanan. 4x + 3y ≥ 12 Ubah tanda pertidaksamaan menjadi sama dengan. 4x + 3y = 12 Tentukan titik poinnya, kalau akan menggunakan sumbu- x  berarti  y=0 , sebaliknya kalau menggunakan sumbu- y  berarti  x=0 . Gambar titik potongnya. Lakukan uji titik untuk mendapatkan daerah penyelesaiannya. Kita ambil titik yang berada di dalam garis (kiri garis), misalnya titik (2,0). Sekarang kita substitusi ke dalam persamaan  4x + 3y ≥ 12  menjadi  4(2) + 3(0) ≥ 12 , hasilnya  8 ≥ 12 . Kira-kira benar gak kalau 8 leb...

INDUKSI MATEMATIKA

Induksi matematika sendiri dapat diartikan sebagai salah satu teknik pembuktian dalam matematika. Ini digunakan untuk membuktikan pernyataan khusus yang mengandung bilangan asli.  Pembuktian menggunakan cara ini menghasilkan kesimpulan yang bersifat umum. Terdapat langkah-langkah/metode dalam pembuktian dengan Induksi Matematika, yuk kita simak penjelasan dibawah ini! Buktikan deret 1 + 2 + 3 + ... + n = 1/2 n(n+1)  Langkah pertama Kita akan buktikan untuk n = 1 adalah benar. Karena pernyataan tersebut merupakan deret, maka n di sini maksudnya jumlah suku pertama deret tersebut. Nah, yang diminta n = 1, berarti jumlah suku pertamanya hanyalah 1. Kemudian, kita substitusi semua n dengan 1. Jadi, Langkah kedua Kita asumsikan pernyataan benar untuk n = k. Berarti jumlah suku pertamanya itu dari 1 + 2 + 3 + ... + k, ya. Sehingga, contoh pembuktian induksi matematika Pernyataan tersebut kita asumsikan atau kita anggap benar. Kemudian, kita lanjut ke langkah ketiga. Langkah ketiga ...

Aku senang masuk SMAN 63

Perkenalkan nama saya Adelia Azzahra Setiawan, saya ingin berbagi cerita saya. Saya sangat senang dapat masuk SMAN 63 Jakarta disini saya dapat pengalaman belajar baru, teman teman baru, dan juga guru guru baru, saya harap disini saya dapat belajar lebih baik lagii.